Beranda >> Berita >> Berita dan Informasi>> Menggunakan perangkat silinder pneumatik

Menggunakan perangkat silinder pneumatik

【Pendahuluan】Silinder standar, sebagai komponen pneumatik inti, menuntut kualitas udara bertekanan yang sangat tinggi saat digunakan; oleh karena itu, diperlukan sumber udara yang bersih dan kering. Sumber udara tersebut tidak boleh mengandung gas korosif, garam, oli sintetis, maupun pelarut organik, guna mencegah terjadinya kerusakan pada silinder maupun katup pneumatik.
【Kata Kunci】 Spesifikasi penggunaan silinder standar, persyaratan sumber udara untuk silinder pneumatik, serta cara penggunaan yang benar pada silinder

Komponen pneumatik, salah satu komponen penting pada silinder udara, harus dipastikan agar silinder dapat berfungsi dengan baik dan mencegah terjadinya kondisi yang tidak diinginkan saat menggunakan silinder pneumatik; berikut ini kita akan membahas penggunaan komponen pneumatik pada silinder.

Saat menggunakan sebuah silinder, kualitas udara sangatlah penting; gunakanlah udara tekan yang bersih dan kering, bebas dari pelarut organik, minyak sintetis, garam, gas korosif, dan zat-zat lainnya, untuk mencegah kerusakan pada sistem udara dalam silinder serta gangguan pada katup. Sebelum pemasangan, pipa sambungan harus dibilas secara menyeluruh hingga bersih dari debu, serpihan, dan kotoran lainnya, agar tidak ada partikel yang masuk ke dalam silinder maupun katup.

Di area yang rawan terhadap debu, tetesan air, atau tetesan minyak, gunakanlah penutup pelindung pada bagian batang teleskopik; selama pemasangan, pastikan tidak terjadi distorsi. Penutup pelindung teleskopik tidak boleh digunakan jika silinder tersebut berada dalam kondisi basah; gunakanlah penutup pelindung yang tahan air atau silinder dengan segel anti-debu yang kuat.

Pada silinder standar, hindari penggunaan cincin segel yang mudah mengalami korosi atau pembengkakan. Pelumas silinder sebaiknya dipilih dengan viskositas yang sesuai agar memberikan pelumasan yang optimal; jangan menggunakan pelumas berbasis oli untuk pelumasan awal silinder, karena pelumas pra‑pelumasan dapat tercuci habis setelah pemakaian jangka panjang. Silinder ini juga dapat dilumasi dengan oli, namun jika pelumas pra‑pelumasan telah hilang akibat pencucian, maka penggunaan oli tambahan dapat menyebabkan perubahan negatif pada performa silinder.

Saat pemasangan silinder, pastikan ujung pipa tidak terkontaminasi oleh serpihan bor atau material lain yang masuk melalui lubang masuk udara. Jangan gabungkan silinder dengan tangki penyimpanan cairan untuk mencegah kebocoran. Bagian batang piston dan silinder geser harus dijaga agar tidak rusak, guna mencegah gerakan tak terduga akibat kebocoran serta kerusakan pada segel batang piston dan komponen lainnya.